Welcome Myspace Comments
MyNiceSpace.com

Mengisi liburan nanti dengan bekerja magang? Kayaknya harus dicoba banget, tuh! Bukan Cuma bias menambah pengetahuan, pengalaman dan kenalan, magang juga bisa bikin CV kita lebih ‘kaya’ dan membuka peluang kerja lebar-lebar saat sudah lulus kuliah nanti…jadi, tunggu apa lagi???
Rebut kesempatan emas dengan membaca artikel ini…

Persiapan, sama seperti melamar kerja, kerja magang juga perlu persiapan oke jangan dianggap sepele.
1.Pikirkan dulu jenis pekerjaan apa yang cocok dengan kemampuanmu yaa seperti kalo kamu suka berimajinasi dan selalu punya stok ide cocoknya di periklanan dan perfilman atauu kamu terkenal ramah dan jago berkomunikasi, bisa jadi kamu berbakat di bidang pemasaran.
2.Buat daftar yang kamu minati dan posisi yang kamu incar, cari info pekerjaan lewat internet atau coba tanya ke saudara, teman, pacar, yang sudah kerja biar ga terkesan bawel atau malah mengganggu mereka, siapkan dulu daftar pertanyaan kamu.
3.Engga’ yakin perusahaan incaranmu buka lowongan magang?? Coba deh telepon langsung dan tanya dengan sopan soal kemungkinan bekerja magang di tempat mereka.
4.Siapin surat lamaran lengkap dengan pas foto dan cv, trankip nilai atau rapor, surat pengantar dari kampus atau sekolah dan berbagai sertifikat lainnya.
5.Cari tahu nama pimpinan atau kepala bagian perusahaan incaranmu lalu tulis nama dan jabatannya dengan benar di surat lamaranmu.

Sebelum wawancara, masuk tahap berikutnya bukan berarti ngga ada “PR”, ada berberapa hal yang perlu kamu persiapkan sebelum wawancara secara maksimal:
1.KUMPULKAN INFO, cari tahu sebanyak mungkin tentang perusahaan dan lingkup kerja posisi yang ingin kamu lamar, kamu bisa membaca website perusahaan tsb atau Tanya ke kenalanmu yang bekerja di bidang tersebut.
2.COBA-COBA, biar ga terlambat datang saat wawancara coba kamu cek terlebih dahulu lokasi perusahaan sebelumnya supaya kita tahu berapa lama waktu yang kita butuhkan untuk kesana
3.LATIHAN JAWAB, coba latihan jawab pertanyaan yang biasanya sering ditanyakan pewawancara seperti ceritakan tentang dirimu, kenapa ingin magang disana, minat kamu dan wawasan kamu seputar bidang pekerjaan itu.
4.PAKAIAN, siapkan pakaian wawancara yang rapih sesuai jenis pekerjaan dan budaya perusahaan yang kamu lamar. Biar aman pilihlah warna-warna basic seperti abu-abu dan hitam, boleh pake aksesoris asal jangan berlebihan.
5.jUST PREPARE, buat jaga-jaga bawa juga salinan surat lamaran lengkap dan berkas asli ijazah, surat keterangan dari kampus.

Saat wawancara. Ini saatnya kamu harus PD dan tunjukkan kamu cocok magang disana, ini dia caranya:
1.RAMAH, sapa dan jabat tangan si wawancara dengan hangat dan sopan dan usahakan jangan bersikap sok akrab biarpun sebenarnya kamu kenal baik si pewawancara plus gunakan kata “saya” bukan gue atau aku ataupun namamu sendiri, itu bikin kamu tampak tidak sopan dan terkesan manja.
2.PE-DE aja! Duduk tegap tapi tetap rileks, lalu dengarkan pertanyaan yang diberikan baik-baik sebelum menjawabnya dengan jelas ngga perlu melebih-lebihkan jawaban kamu.
3.TANYA-TANYA. Jangan ragu untuk bertanya balik ke si pewawancara tentnang pekerjaan atau perusahaan yang kamu lamar, itu menandakan kalau kamu benar-benar bekerja di perusahaan tersebut.
4.GAJI? NANTI DULU! Jangan mengungkit masalah gaji saat interview, karena nggga semua perusahaan memberikan kompensasi untuk karyawan magang, lagipula lebih penting dapet ilmu dan pengalaman kerja, kan?
5.TERIMA KASIH. Jangan lupa bilang terima kasih dan sebisa mungkin jalin hubungan dengan menelpon atau mengirim e-mail terima kasih atas kesempatan wawancara yan diberikan.

Jadi karyawan magang teladan.
Sudah diterima? Selamat, yaa!! Tapi baca dulu tips dan trik ini biar kamu bisa melewati masa magangmu dengan sukses!
1.LAKUKAN SAJA. Kerjakan semua tugas dengan baik termasuk hal-hal sederhana, seperti mengetik daftar alamat klien. Perlahan-lahan, kamu pasti akan dipercaya untuk mengerjakan tugas pentiing lainnya.
2.PUNYA TUJUAN. Jangan ragu minta pekerjaan tambahan atau baru ke supervisor kamu sesuai dengan jenis pekerjaan yang kamu harapkan. Itu artinya kamu tahu apa maumu dan bukan ga mungkin merekapun bakal senang membantumu mewujudkannya
3.FOKUS SAMA PEKERJAAN. Tunjukkan kamu serius bekerja dengan datang tepat waktu, berpakaian sesuai aturan perusahaan, dan ngga ngerumpi terlalu lama dengan sahabat kamu di telepon.
4.SAAT RAPAT. Simak baik-baik dan jangan pernah sibuk ngobrol atau smsan.coba juga buat ikut memberi pendapat saat bos minta opini buat menunjukkan kamu memperhatikan apa yang sedang dibicarakan.
5.JAGA HUBUNGAN BAIK. Keep in touch sama teman kantor dan supervisor kamu setelah masa magang selesai. Siapa tahu ada kesempatan berikutnya buat kamu.

Bikin si BOS jatuh cinta.
-BANTU SI BOS KELIHATAN OKE
Beri support dan Bantu si bos untuk mencapai tujuan atau menyelesaikan proyek-proyeknya. Misalnya dengan memberi ide atau informasi yang memang sedang dia cari. Pasti si bos jadi”CINTA” sama kamu dan juga ga bakal ragu membantumu saat kamu membutuhkannya.
-WAJIB TAHU: JOB DESCRIPTION PEKERJAAN KAMU
Setap bos bakal lebih menghargai hasil kerja yang super oke dan orang yang jarang mengeluh. Jadi segera deh cari tahu apa saja yang dianggap oke (dan ngga!) sama bos kamu dan coba tingkatkan terus hasil kerja kamu.
-TUNJUKKAN KAMU SETIA
Kalau si bos sudah bersikap baik, balas “jasanya” dengan menunjukkan hasil kerjamu yang super oke, karena bisa saja si bos lagi memperjuangkan kamu untuk dipromosikan.

Oleh: noerhayati04 | Juni 3, 2009

BAHAYA NARKOBA PADA REMAJA

Setiap tanggal 26 Juni selalu diperingati sebagai Hari Anti Madat Sedunia . Didorong keprihatinan akan meningkatnya pengguna narkoba khususnya di kalangan remaja, maka sebagai wujud kepedulian kita ikut berpartisipasi dalam peringatan Hari Anti Narkoba Internasional serta sebagai upaya mencegah meluasnya pemakaian narkoba terutama dikalangan remaja, banyak redaksi menurunkan artikel mengenai tentang bahaya narkoba.
Masalah utama remaja berawal dari pencarian jati diri. Mereka mengalami krisis identitas karena untuk dikelompokkan ke dalam kelompok anak-anak merasa sudah besar, namun kurang besar untuk dikelompokkan dalam kelompok dewasa. Hal ini merupakan masalah bagi setiap remaja di belahan dunia ini.
Oleh karena perkumulan di masa remaja ini, maka remaja mempunyai kebutuhan sosialisasi yang seoptimal mungkin, serta dibutuhkan pengertian dan dukungan orangtua dan keluarga dalam kerentanan di masa remaja.
Bila kebutuhan remaja kurang diperhatikan, maka remaja akan terjebak dalam perkembangan pribadi yang “lemah”, bahkan dapat dengan mudah terjerumus ke dalam belenggu penyalahgunaan narkoba.
Hingga sekarang, penyalahgunaan narkoba semakin luas di masyarakat kita, terutama semakin banyak di kalangan para remaja yang sifatnya ingin tahu dan ingin coba-coba. Banyak alasan mengapa banyak yang terjerumus ke bahan terlarang dan berbahaya ini kemudian tidak mampu melepaskan diri lagi.
:
1. hal ini sudah dianggap sebagai suatu gaya hidup masa ini
2. dibujuk orang agar merasakan manfaatnya
3. ingin lari dari masalah yang ada, untuk merasakan kenikmatan sesaat
4. ketergantungan dan tidak ada keinginan untuk berhenti dan mungkin masih banyak alasan lainnya.

Menurut situs kespro dot info, pada dasarnya narkoba itu dibagi atas 4 kelompok, yaitu:
1. narkotika, terutama opiat atau candu.
2, halusinogenik, misalnya ganja atau mariyuana
3. stimulan, misalnya ekstasi dan shabu-shabu
4. depresan, misalnya obat penenang.
Masing-masing kelompok mempunyai pengaruh tersendiri terhadap tubuh dan jiwa penggunanya. Opiat, yang menghasilkan heroin atau “putauw” menimbulkan perasaan seperti melayang dan perasaan enak atau senang luar biasa, yang disebut euforia. Tetapi ketergantungannya sangat tinggi dan dapat menyebabkan kematian.
Marijuana atau ganja, yang termasuk kelompok halusinogenik, mengakibatkan timbulnya halusinasi sehingga pengguna tampak senang berkhayal. Tetapi sekitar 40-60 persen pengguna justru melaporkan berbagai efek samping yang tidak menyenangkan, misalnya muntah, sakit kepala, koordinasi yang lambat, tremor, otot terasa lemah, bingung, cemas, ingin bunuh diri, dan beberapa akibat lainnya.
Bahan yang tergolong stimulan menimbulkan pengaruh yang bersifat merangsang sistem syaraf pusat sehingga menimbulkan rangsangan secara fisik dan psikis. Ecstasy, yang tergolong stimulan, menyebabkan pengguna merasa terus bersemangat tinggi, selalu gembira, ingin bergerak terus, sampai tidak ingin tidur dan makan. Akibatnya dapat sampai menimbulkan kematian.
Sebaliknya bahan yang tergolong depresan menimbulkan pengaruh yang bersifat menenangkan. Depresan atau yang biasa disebut obat penenang, dibuat secara ilmiah di laboratorium. Berdasarkan indikasi yang benar, obat ini banyak digunakan sesuai dengan petunjuk dokter. Dengan obat ini, orang yang merasa gelisah atau cemas misalnya, dapat menjadi tenang. Tetapi bila obat penenang digunakan tidak sesuai dengan indikasi dan petunjuk dokter, apalagi digunakan dalam dosis yang berlebihan, justru dapat menimbulkan akibat buruk lainnya.

Pada dasarnya akibat penyalahgunaan narkoba dapat dibagi menjadi akibat fisik dan psikis. Akibat yang terjadi tentu tergantung kepada jenis narkoba yang digunakan, cara penggunaan, dan lama penggunaan.
Beberapa akibat fisik ialah kerusakan otak, gangguan hati, ginjal, paru-paru, dan penularan HIV/AIDS melalui penggunaan jarum suntik bergantian. Sebagai contoh, sekitar 70 persen pengguna narkoba suntikan di Cina tertular HIV/ AIDS. Di Indonesia, sejak beberapa tahun terakhir ini jumlah kasus HIV/AIDS yang tertular melalui penggunaan jarum suntik di kalangan pengguna narkotik tampak meningkat tajam. Akibat lain juga timbul sebagai komplikasi cara penggunaan narkoba melalui suntikan, misalnya infeksi pembuluh darah dan penyumbatan pembuluh darah.
Di samping akibat tersebut di atas, terjadi juga pengaruh terhadap irama hidup yang menjadi kacau seperti tidur, makan, minum, mandi, dan kebersihan lainnya. Lebih lanjut, kekacauan irama hidup memudahkan timbulnya berbagai penyakit.
Akibat psikis yang mungkin terjadi ialah sikap yang apatis, euforia, emosi labil, depresi, kecurigaan yang tanpa dasar, kehilangan kontrol perilaku, sampai mengalami sakit jiwa.
Akibat fisik dan psikis tersebut dapat menimbulkan akibat lebih jauh yang mungkin mengganggu hubungan sosial dengan orang lain. Bahkan acapkali pula merugikan orang lain. Sebagai contoh, perkelahian dan kecelakaan lalu lintas yang terjadi karena pelaku tidak berada dalam keadaan normal, baik fisik maupun psikis.
Narkoba yang Adiktif
Penggunaan narkoba dapat menimbulkan ketergantungan. Ketergantungan terhadap narkoba ternyata tidak mudah diatasi. Meski cukup banyak remaja yang berjuang untuk keluar dari ketergantungan narkoba, acap kali mereka jatuh kembali. Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah meluncurkan program substitusi obat dengan menggunakan metadon. Diharapkan dengan pemberian metadon ini penggunaan narkoba suntikan dapat dikurangi atau dihentikan. Penggunaan narkoba suntikan amat berisiko menularkan penyakit Hepatitis C dan HIV.
Penelitian di RS Cipto Mangunkusumo mendapatkan angka kekerapan Hepatitis C di kalangan pengguna narkoba suntikan mencapai 77 persen. Sedangkan kekerapan HIV pada pengguna narkoba suntikan di Indonesia berkisar antara 60 persen sampai 90 persen.

Setelah beban fisik pengguna narkoba suntikan dapat diatasi, maka masih ada beban psikologis dan sosial. Beban psikologis dan sosial ini kadang-kadang amat berat sehingga dapat menyebabkan remaja kambuh kembali menggunakan narkoba suntikan. Oleh karena itu, perlu diwujudkan lingkungan yang mendukung. Di Indonesia lingkungan yang paling penting adalah keluarga. Kesediaan keluarga untuk menerima remaja yang pernah menggunakan narkoba suntikan di tengah keluarga merupakan dukungan yang amat berharga. Sebagian remaja dapat meneruskan pendidikannya dan memperoleh pekerjaan. Namun, sebagian lagi tak mungkin meneruskan sekolah dan harus menghadapi kenyataan bahwa mereka harus berjuang untuk hidup dengan bekal pendidikan yang terbatas.
Hendaknya kita dapat meningkatkan berbagai potensi yang ada di tengah masyarakat. Kita perlu bergandeng tangan untuk mencegah remaja menggunakan narkoba.
Adapun bagi remaja yang telah menggunakan diperlukan layanan yang terpadu untuk membawa mereka kembali ke tengah masyarakat. Layanan tersebut rumit dan memerlukan upaya jangka panjang, tetapi semua upaya itu patut kita kerjakan karena sebagian masa depan Indonesia ada di tangan mereka mereka.

Kategori